CARA KONFIGURASI DNS SERVER, DEBIAN 10 BUSTER
1. PENGERTIAN
DNS(Domain Name System) server adalah server yang dapat melayani permintaan dari client untuk mengetahui alamat yang digunakan oleh sebuah domain. ... Biasanya untuk menggunakan Server DNS, Anda harus memasukkan alamatnya dari server tersebut dalam pengaturan IP address di komputer
DNS(Domain Name System) server adalah server yang dapat melayani permintaan dari client untuk mengetahui alamat yang digunakan oleh sebuah domain. ... Biasanya untuk menggunakan Server DNS, Anda harus memasukkan alamatnya dari server tersebut dalam pengaturan IP address di komputer
2. FUNGSI
berfungsi sebagai sebuah database server yang menyimpan alamat IP yang digunakan untuk penamaan sebuah hostname. Jadi, ketika Anda mengetik google.com maka DNS server akan menerjemahkan ke alamat IP dan menghubungkan ke google.com akhirnya tampil google.com pada layar pencarian
3. CARA KERJA
Untuk dapat berjalan DNS memerlukan beberapa program tambahan yaitu reslver. Resolver adalah program tambahan untuk komputer client agar bisa terhubung dengan DNS server.
Program Resolver yang digunakan adalah web browser atau mail client. Sehingga untuk dapat mengakses DNS server user harus terlebih dahulu menginstall web browser atau mail client pada komputer mereka. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:
4. INSTALASI
Sebelum melakukan instalasi DNS server pastikan server sudah terkoneksi ke internet atau ke jaringan local repository. Jangan lupa masuk ke root user atau ke user administrator.
Untuk membuat DNS server paket yang digunakan adalah BIND9. Lakukan instalasi pada BIND9 pada server dengan mengetikkan perintah seperti berikut:
#apt-get install bind
kemudian tekan Y untuk melanjutkan proses. Dan tunggru proses instalasi sampai selesai. Setelah selesai, maka konfigurasi DNS server berada pada direktori /etc/bind/.
5. KONFIGURASI DNS SERVER
Berikut file-file penting yang akan kita konfigurasi dalam DNS Server:
- /etc/bind/named.conf
- file forward
- file reverse
- /etc/resolv.conf
sebelum konfigurasi file-file tersebut pastikan ip address di konfigurasi secara static dan sudah sesuai dengan jaringan local. Kemudian masuklah ke directori aktif “/etc/bind/”
#cd /etc/bind
Buat file untuk tempat konfigurasi DNS anda di db.domain (file forward) dan db.ip (file reverse) dengan perintah
# cp db.local db.domain
#cp db.127 db.ip

6. FILE /etc/bind/named.conf
Lokasi tersebut digunakan untuk membuat zona domain. Untuk konfigurasi zona domain, ketikkan perintah berikut:
#pico named.conf
selanjutnya simpan dengan Ctrl+X, kemudian tekan Y, lalu Enter.
7. FILE FORWARD
File Forward berfungsi untuk mengkonversi dari DNS ke IP Address. Untuk konfigurasi file ke forward, silahkan ketikkan perintah berikut.
#pico db.domain
Ubah localhost sesuai nama domain yang akan dibuat dan sesuaikan IP Adress dengan IP Address server anda.
- Selanjutkan simpan dengan Ctrl+x –> ketik “y” –> enter
8. FILE REVERSE
Reverse berfungsi mengkonversi IP Address ke DNS. Dimana ketika kalian mengetikan IP Address kalian pada browser. Maka secara otomatis di redirect ke alamat www.kaveeta.com
Untuk konfigurasi file reverse, ikuti perintah berikut:
#pico db.ip
Kemudian edit file db.ip sesuaikan domain dan ip server anda.
- Selanjutkan simpan dengan Ctrl+x –> ketik “y” –> enter
9.FILE /etc/resolv.conf
Perintah ini digunakan untuk menambahkan DNS dan nameserver dari server Debian tersebut pada file resolv.conf. Agar dapat diakses melalui komputer localhost.
Silahkan ikuti perintah berikut:
#pico /etc/resolv.conf
Gantilah nameserver sesuai IP Address kalian.
Selanjutnya simpan dengan Ctrl+X, kemudian tekan Y, lalu Enter.
#/etc/init.d/bind9 restart
Kemudian restart bind9
Pastikan tidak error atau failed. Dan jika terdapat error ataupun failed. Silahkan periksa kembali seluruh file konfigurasi dari awal.
KONFIGURASI VIRTUAL HOST PADA DEBIAN 10 BUSTER
1. PENGERTIAN
Virtual Host adalah cara untuk mengatur banyak website atau URL dalam satu mesin atau IP. Misalnya kita mempunyai banyak domain tapi hanya memunyai satu IP atau satu server. Salah satu cara mengatasinya dengan membuat virtual host yang ada di web server.
Tutorial konfigurasi virtual host akan mengkonfigurasi virtual host sehingga masing-masing subdomain dan domain mempunyai halaman web berbeda.
Pertama kita buat direktori baru di /var/www/html/
Buat halaman index.html pada masing-masing direktori seperti berikut:
#pico /var/www/html//index.html
#pico /var/www/html/nama/index.html
kemudian konfigurasi virtual hostnya di /etc/apache2/sites-available. Dan pastikan kalian berada pada direktori tersebut. Berikut ikuti perintahnya:
TUTORIAL INSTALL PHPMYADMIN DI DEBIAN 10 BUSTER
1. PENGERTIAN
phpMyAdmin adalah aplikasi Web sumber terbuka dan gratis yang ditulis dalam PHP untuk mengelola server database MySQL dan MariaDB. Itu sebagian besar digunakan oleh Pengembang dan DBA untuk berinteraksi dengan server database karena kemudahan penggunaannya. phpMyAdmin menyediakan editor SQL canggih yang membuatnya mudah untuk membangun dan menguji query SQL yang kompleks. Ini juga memungkinkan Anda untuk mengelola Basis Data, Pengguna, Impor dan ekspor data, prosedur dan pemicu tersimpan, jalankan dan edit kueri, cari basis data secara global dan banyak lagi.
Tutorial ini menjelaskan langkah-langkah untuk menginstal phpMyAdmin dengan Apache di Debian 10 (Buster).
2. INSTALASI
- Instal PHP pada Debian 10 Buster
- Instal Server Database MariaDB
- Install Apache Web Server
Karena saya sudah menginstall Apache terlebih dahulu, jadi tidak perlu untuk menginstall lagi.
- Install phpMyAdmin di Debian 10
- Ekstrak arsip yang diunduh
- Buat file konfigurasi phpMyAdmin
- Masuk ke IP Address kalian/phpMyAdmin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar